skip to main | skip to sidebar

Save Earth

  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

widgets
SUBSCRIBE RSS feeds

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Followers

Blog Archive

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

FAKTA TERUNIK SEPUTAR GO GREEN

Senin, 04 Maret 2013 - - 0 Comments

FAKTA UNIK TENTANG GO GREEN


 1.Fakta ini sangat menarik mengingat seringkali lembaga maupun perorangan melakukan kegiatan atau ajang Go Green lewat acara menanam pohon. Menanam pohon seolah-olah menjelma menjadi icon Go Green. Hal tersebut tidak salah, bukan masalah besar. Hanya saja publik perlu tahu bahwa laut (fitoplankton, macro algae) pun mampu menyumbang oksigen di atmosfer.
Tidak dapat dipungkiri bahwa lahan sekarang ini kian lama kian sempit. Persawahan, ladang, kebun, dan hutan banyak disulap menjadi perumahan warga. Sangat jelas bahwa semakin banyak penduduk maka semakin banyak pula area perumahan yang diperlukan oleh manusia.
Laut menjadi sangat menarik dan perlu untuk dijaga dan dirawat demi kelestariannya. Selain demi terjaganya biodiversitas biota laut penjagaan perlu dilakukan guna menjaga ekosistem dari fitoplankton dan macro algae.
Go Green tidak hanya sekedar menanam pohon. Buang sampah pada tempatnya (tidak di sungai) pun bisa digolongkan sebagai upaya Go Green. Remember!  Membuang sampah di sungai sama artinya dengan membuang sampah di laut. Selain merusak siklus sirkadian di lautan hal ini juga akan merusak keindahan laut dan pantai. 

13602418341019746872 


2.Konsep Wastafel yang airnya mengalir untuk menumbuhkan tanaman

Dirancang oleh aristektur muda yang bernama Jean-Michel Montreal Gauvreau. Wastafel yang bernama Zen Garden Sink yang terbuat dari beton yang dipolesitu memungkinkan untuk menyirami tanaman dengan air hasil pembuangan saat mencuci tangan. Wastafel itu memiliki bentuk cekung tunggal atau ganda. Sebelum tanaman itu mendapatkan siraman air, sisa sabun yang tadi dipakai untuk mencuci tangan akan dibuang dipembuangan utama, tepatnya di bagian bawah cekungan. Jadi air mula-mula akan disaring sebelum menyirami tanaman itu.
  

3.Sebuah Perusahaan membuat Stapler yang bahanyya ramah lingkungan



Staples mungkin dipandang sebagai alat yang mencemari lingkungan saat ini. Maka dari itu sebuah perusahaan berencana akan membuat stapler yang bebas dari perusakan lingkungan. Alat ini menjajikan bahan yang ramah lingkungan. Terbukti dengan bahannya yang terbuat dari logam yang tipis.  

4.Kontruksi Universitas yang atapnya digunakan sebagai tempat berkumpul


Green Desain merupakan tren Arsitektur saat ini. Universitas dengan atap hijau ini terletak di Universitas Seni dan Desain tepatnya di Nanyang Technological University di Singapore. Dengan Krekreativan para Arsitektur, Universitas itu ingin melambangkan struktur bangunan yang megah dan unik namun bisa menjadi lahan penghijauan disertai dengan teknologi yang tinggi. Berbagai macam tumbuhan dan rerumputan banyak terdapat di atap itu. Atap itu berfungsi sebagai ruang pertemuan informal. Selain untuk pertemuan, atap itu bisa menciptakan suasana yang sejuk bagi kawasan sekitarnya, melindungi bangunan, menciptakan ruangan terbuka dan menjadi tempat irigasi apabila terjadi hujan.

This entry was posted on 18.17 You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)


Adventure Time - BMO

Subscribe To

Postingan
    Atom
Postingan
Komentar
    Atom
Komentar
Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

Save Earth

FAKTA TERUNIK SEPUTAR GO GREEN
18.17 | Author: Unknown
FAKTA UNIK TENTANG GO GREEN


 1.Fakta ini sangat menarik mengingat seringkali lembaga maupun perorangan melakukan kegiatan atau ajang Go Green lewat acara menanam pohon. Menanam pohon seolah-olah menjelma menjadi icon Go Green. Hal tersebut tidak salah, bukan masalah besar. Hanya saja publik perlu tahu bahwa laut (fitoplankton, macro algae) pun mampu menyumbang oksigen di atmosfer.
Tidak dapat dipungkiri bahwa lahan sekarang ini kian lama kian sempit. Persawahan, ladang, kebun, dan hutan banyak disulap menjadi perumahan warga. Sangat jelas bahwa semakin banyak penduduk maka semakin banyak pula area perumahan yang diperlukan oleh manusia.
Laut menjadi sangat menarik dan perlu untuk dijaga dan dirawat demi kelestariannya. Selain demi terjaganya biodiversitas biota laut penjagaan perlu dilakukan guna menjaga ekosistem dari fitoplankton dan macro algae.
Go Green tidak hanya sekedar menanam pohon. Buang sampah pada tempatnya (tidak di sungai) pun bisa digolongkan sebagai upaya Go Green. Remember!  Membuang sampah di sungai sama artinya dengan membuang sampah di laut. Selain merusak siklus sirkadian di lautan hal ini juga akan merusak keindahan laut dan pantai. 

13602418341019746872 


2.Konsep Wastafel yang airnya mengalir untuk menumbuhkan tanaman

Dirancang oleh aristektur muda yang bernama Jean-Michel Montreal Gauvreau. Wastafel yang bernama Zen Garden Sink yang terbuat dari beton yang dipolesitu memungkinkan untuk menyirami tanaman dengan air hasil pembuangan saat mencuci tangan. Wastafel itu memiliki bentuk cekung tunggal atau ganda. Sebelum tanaman itu mendapatkan siraman air, sisa sabun yang tadi dipakai untuk mencuci tangan akan dibuang dipembuangan utama, tepatnya di bagian bawah cekungan. Jadi air mula-mula akan disaring sebelum menyirami tanaman itu.
  

3.Sebuah Perusahaan membuat Stapler yang bahanyya ramah lingkungan



Staples mungkin dipandang sebagai alat yang mencemari lingkungan saat ini. Maka dari itu sebuah perusahaan berencana akan membuat stapler yang bebas dari perusakan lingkungan. Alat ini menjajikan bahan yang ramah lingkungan. Terbukti dengan bahannya yang terbuat dari logam yang tipis.  

4.Kontruksi Universitas yang atapnya digunakan sebagai tempat berkumpul


Green Desain merupakan tren Arsitektur saat ini. Universitas dengan atap hijau ini terletak di Universitas Seni dan Desain tepatnya di Nanyang Technological University di Singapore. Dengan Krekreativan para Arsitektur, Universitas itu ingin melambangkan struktur bangunan yang megah dan unik namun bisa menjadi lahan penghijauan disertai dengan teknologi yang tinggi. Berbagai macam tumbuhan dan rerumputan banyak terdapat di atap itu. Atap itu berfungsi sebagai ruang pertemuan informal. Selain untuk pertemuan, atap itu bisa menciptakan suasana yang sejuk bagi kawasan sekitarnya, melindungi bangunan, menciptakan ruangan terbuka dan menjadi tempat irigasi apabila terjadi hujan.
|
This entry was posted on 18.17 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2010 Save Earth | Design : Noyod.Com